Tafsir Surat : HASYR

Dan apabila dibacakan Al quran, maka dengarkanlah baik-baik,

dan perhatikanlah dengan tenang agar kamu mendapat rahmat ( Al A'raaf : 204 )

HOME|Radio-FajriFm|Pendidikan|Adab|Muallaf Center|QuranTerjemah|eBooks|Tafsir Al-Azhar|HadistWeb|Artikel|SMSQURAN
Cari dalam "TAFSIR" Al Qur'an        

    Bahasa Indonesia    English Translation    Dutch
No. Pindah ke Surat Sebelumnya... Pindah ke Surat Berikut-nya... [TAFSIR] : HASYR
Ayat [24]   First Previous Next Last Balik Ke Atas  Hal:2/2
 
21 Kalau sekiranya Kami menurunkan Al quran ini kepada sebuah gunung, pasti kamu akan melihatnya tunduk terpecah belah disebabkan takut kepada Allah. Dan perumpamaan-perumpamaan itu Kami buat untuk manusia supaya mereka berfikir.(QS. 59:21)
::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::
Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Al Hasyr 21
لَوْ أَنْزَلْنَا هَذَا الْقُرْآنَ عَلَى جَبَلٍ لَرَأَيْتَهُ خَاشِعًا مُتَصَدِّعًا مِنْ خَشْيَةِ اللَّهِ وَتِلْكَ الْأَمْثَالُ نَضْرِبُهَا لِلنَّاسِ لَعَلَّهُمْ يَتَفَكَّرُونَ (21)
Ayat ini menerangkan bahwa seandainya gunung-gunung itu diberi akal pikiran dan perasaan seperti yang telah dianugerahkan kepada manusia, kemudian diturunkan Alquran kepadanya, tentulah gunung-gunung itu akan tunduk kepada Allah, bahkan hancur lebur karena takut kepada-Nya. Tetapi Alquran tidak diperuntukkan bagi gunung, melainkan untuk manusia.
Ayat ini merupakan peringatan kepada manusia yang tidak mau menggunakan akal pikiran dan perasaan yang telah dianugerahkan Allah kepada mereka. Mereka lebih banyak terpengaruh oleh hawa nafsu dan kesenangan hidup di dunia sehingga hal itu menutup akal dan pikiran mereka. Karena takut kehilangan pengaruh dan kedudukan, maka mereka tidak mau mengikuti kebenaran.
Ayat ini juga menunjukkan tingginya nilai Alquran tidak semua makhluk Allah dapat memahaminya dengan baik maksud dan tujuannya. Untuk memahamainya harus mempunyai persiapan-persiapan tertentu, antara lain ialah dengan menggunakan akal pikirannya dan membersihkan hati nuraninya, disertai dengan niat yang setulus-tulusnya.
Keadaan sebagian manusia itu diterangkan dalam firman Allah SWT

ثم قست قلوبكم من بعد ذلك فهي كالحجارة أو أشد قسوة وإن من الحجارة لما يتفجر منه الأنهار وإن منها لما يشقق فيخرج منه الماء وإن منها لما يهبط من خشية الله وما الله بغافل عما تعملون
Artinya:
Kemudian setelah itu hatimu menjadi keras seperti batu, bahkan lebih keras lagi. Padahal di antara batu-batu itu sungguh ada yang mengalir sungai-sungai daripadanya dan di antaranya sungguh ada yang terbelah lalu keluarlah mata air daripadanya dan di antaranya sungguh ada yang meluncur jatuh, karena takut kepada Allah. Dan Allah sekali-kali tidak lengah dari apa yang kamu kerjakan.
(Q.S. Al-Baqarah: 74)
Ayat ini sama pula dengan firman Allah SWT:

ولو أن قرآنا سيرت به الجبال أو قطعت به الأرض أو كلم به الموتى
Artinya:
Dan sekiranya ada suatu bacaan (kitab suci) yang dengan bacaan itu gunung-gunung dapat diguncangkan atau bumi jadi terbelah atau oleh karenanya orang-orang yang sudah mati dapat berbicara (tentu Alquran itulah dia)
(Q.S. Ar Ra'd: 31)
Kemudian Allah SWT menerangkan bahwa perumpamaan-perumpamaan yang demikian yang terdapat dalam Alquran, untuk menjadi pelajaran bagi orang-orang yang mau mempergunakan akal, pikiran dan perasaannya, sehingga mereka dapat melaksanakan petunjuk-petunjuk Alquran itu dengan sebaik-baiknya.


22 Dialah Allah Yang tiada Tuhan selain Dia, Yang Mengetahui yang ghaib dan yang nyata, Dialah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.(QS. 59:22)
::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::
Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Al Hasyr 22
هُوَ اللَّهُ الَّذِي لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ عَالِمُ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ هُوَ الرَّحْمَنُ الرَّحِيمُ (22)
Allah SWT yang menurunkan Alquran dan menetapkannya sebagai petunjuk bagi manusia, adalah Tuhan Yang Mana Esa, tidak ada Tuhan selain Dia. Dialah .yang berhak disembah, tidak ada yang lain. Segala sesuatu yang disembah selain Allah, seperti pohon, batu besar, patung, matahari dan sebagainya adalah perbuatan yang Sesat, Dia Maha Mengetahui segala yang ada, tidak, ada sesuatu pun yang nampak dan segala yang gaib yang ada di langit dan di bumi tidak diketahui olehnya. Dia Maha Pemurah kepada makhluk-Nya, lagi Maha Pengasih.


23 Dialah Allah Yang tiada Tuhan selain Dia, Raja, Yang Maha Suci. Yang Maha Sejahtera, Yang Mengaruniakan Keamanan, Yang Maha Memelihara, Yang Maha Perkasa, Yang Maha Kuasa, Yang Memiliki Segala Keagungan, Maha Suci Allah dari apa yang mereka persekutukan.(QS. 59:23)
::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::
Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya...


24 Dialah Allah Yang Menciptakan, Yang Mengadakan, Yang Membentuk Rupa, Yang Mempunyai Nama-Nama Yang Paling Baik. Bertasbih kepada-Nya apa yang ada di langit dan di bumi. Dan Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.(QS. 59:24)
::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::
Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Al Hasyr 24
هُوَ اللَّهُ الْخَالِقُ الْبَارِئُ الْمُصَوِّرُ لَهُ الْأَسْمَاءُ الْحُسْنَى يُسَبِّحُ لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَهُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ (24)
Dia Pencipta seluruh makhluk-Nya, Yang mengadakan seluruh makhluk dari tiada ada kepada ada, Yang membentuk makhluk sesuai dengan tugas den sifatnya masing-masing. Dia mempunyai sifat-sifat yang indah, nama yang agung yang tidak dipunyai oleh orang yang lain, selain dari Dia. Kepada Nya bertasbih dan memuji segala yang ada di langit dan di bumi.
Diriwayatkan oleh Barra bin Azib, Ali bin Abi Talib berkata:
"Hai Barra' jika engkau berdoa kepada Allah dengan menyebut nama-Nya yang Agung maka bacalah sepuluh ayat permulaan surah Al Hadid dan akhir surah Al Hasyr. Kemudian mohonkanlah kepada-Nya apa yang engkau kehendaki."
Sebenarnya yang penting dalam berdoa itu ialah keikhlasan hati, kekhusukan dan ketundukan kepada Allah, maka dengan membaca ayat-ayat itu diharapkan timbul ikhlas, khusyuk dan tunduk itu, sehingga doa itu diterima Allah.
Diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah dari Nabi SAW. bersabda:

إن لله تسعة وتسعين اسما مائة إلا واحدا من أحصاها دخل الجنة وهو وتر يحب الوتر
Artinya:
Sesungguhnya Allah Taala mempunyai 99 nama yang agung, barangsiapa yang membuat statistiknya (menghafal menghayati dan meresapkannya dalam jiwanya) niscaya akan masuk surga. Tuhan itu ganjil menyukai yang ganjil.
(H.R. Bukhari Muslim)
Yang dimaksud dengan menghayati dan meresapkannya di sini ialah memahami benar-benar sifat-sifat Allah itu, merasakan keagungan, kebesaran dan kekuasaan-Nya atas seluruh makhluk, kasih sayang-Nya, sehingga menimbulkan ketundukan, kepatuhan dan kekhusyukan pada setiap orang yang melakukan ibadat kepada-Nya.


Halaman  First Previous Next Last Balik Ke Atas   Total [2]
Ayat 21 s/d 24 dari [24]

[Download AUDIO] Tanda-Tanda Bagi Yang Ber-AKAL...(Akal Mencari TUHAN), 3Mb...Sip, mantap!
[E-BOOK] Tanda-tanda Bagi yg Ber-Akal 1 Mb


'Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi dan silih bergantinya malam dan siang ada tanda-tanda bagi orang yang berakal. Yaitu orang-orang yang mengingat Allah dalam keadaan berdiri atau duduk atau berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi seraya berkata: Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia. Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka'.''

 

Rasullullah berkata: "Alangkah rugi dan celakanya orang-orang yang membaca ini dan tidak memikir dan merenungkan kandungan artinya".

(Ali 'Imran: 190-191).

Yuk kita bangun generasi qur'ani...

Create by : Muhammad Ihsan

Silahkan kirim Kritik & Saran ke : [sibinmr@gmail.com] [sibin_mr@yahoo.com]

The Next Generation » Generasi-ku » Generasi 1 » Generasi Qur'ani

AYO..BACK TO MASJID | Waspadai Ajaran Sesat & Antek2nya | Berita Islam & Aliran Sesat - Nahimunkar.com | Detikislam.com | TV Islam | VOA ISLAM : Voice of Al Islam
free counters