Tafsir Surat : AR-RAHMAN

Dan apabila dibacakan Al quran, maka dengarkanlah baik-baik,

dan perhatikanlah dengan tenang agar kamu mendapat rahmat ( Al A'raaf : 204 )

HOME|Radio-FajriFm|Pendidikan|Adab|Muallaf Center|QuranTerjemah|eBooks|Tafsir Al-Azhar|HadistWeb|Artikel|SMSQURAN
Cari dalam "TAFSIR" Al Qur'an        

    Bahasa Indonesia    English Translation    Dutch
No. Pindah ke Surat Sebelumnya... Pindah ke Surat Berikut-nya... [TAFSIR] : AR-RAHMAN
Ayat [78]   First Previous Next Last Balik Ke Atas  Hal:2/4
 
21 Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?(QS. 55:21)
::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::
Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Ar Rahmaan 21
فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ (21)
Pada ayat ini Allah SWT menantang jin dan manusia agar mengemukakan suatu nikmat yang tidak berasal daripada Nya. Cobalah mereka membayangkan air yang asin mempengaruhi yang tawar sehingga menjadi asin pula, maka tentu tidak akan ada air yang dapat diminum manusia dan binatang, tidak ada air untuk menyirami tumbuh-tumbuhan sehingga tumbuh-tumbuhan itu mati, manusia dan binatang pun mati kehausan dan kelaparan.


22 Dari keduanya keluar mutiara dan marjan.(QS. 55:22)
::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::
Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Ar Rahmaan 22
يَخْرُجُ مِنْهُمَا اللُّؤْلُؤُ وَالْمَرْجَانُ (22)
Ayat ini menerangkan bahwa di dalam laut itu terdapat barang-barang yang sangat berharga, misalnya mutiara dan marjan dari laut yang asin dan tawar.

Tafsir / Indonesia / Jalalain / Surah Ar Rahmaan 22
يَخْرُجُ مِنْهُمَا اللُّؤْلُؤُ وَالْمَرْجَانُ (22)
(Keluarlah) dapat dibaca Yakhruju. dan Yukhraju (daripada keduanya) dari pertemuan di antara keduanya, yakni dari bagian yang airnya asin (mutiara dan marjan) marjan artinya batu yang berwarna merah atau yang dimaksud adalah mutiara yang kecil.


23 Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?(QS. 55:23)
::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::
Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya...


24 Dan kepunyaan-Nyalah bahtera-bahtera yang tinggi layarnya di lautan laksana gunung-gunung.(QS. 55:24)
::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::
Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Ar Rahmaan 24
وَلَهُ الْجَوَارِي الْمُنْشَآتُ فِي الْبَحْرِ كَالْأَعْلَامِ (24)
Ayat ini menerangkan bahwa Allah lah yang menguasai bahtera-bahtera yang tinggi layarnya di lautan laksana gunung-gunung; ia berlayar di lautan dengan memberikan manfaat kepada manusia mengangkut barang-barang dagangan sari suatu negeri ke negeri lain, makanan-makanan yang banyak terdapat pada suatu tempat ke tempat yang kekurangan bahan-bahan tersebut, dan lain-lain sebagainya.
Dengan demikian, terlaksana pertukaran barang-barang dagangan dan terpenuhi keperluan-keperluan manusia tentang makanan dan minuman.


25 Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?(QS. 55:25)
::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::
Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Ar Rahmaan 25
فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ (25)
Ayat ini menantang jin dan manusia agar menerangkan nikmat yang mereka dustakan sebagai berikut: Siapakah yang menciptakan bahan-bahan pembuatan bahtera itu? Atau bagaimanakah membuatnya? Apakah mereka kira bahwa iman kepada Nya sudah cukup dengan hanya bersyukur atas nikmat-nikmat yang telah diberikan Nya kepada mereka? Apakah matahari, bulan dan bintang, pohon-pohonan, tumbuh-tumbuhan, dan biji-bijian, sungai-sungai dan lautan-lautan, mutiara dan marjan di jadikan Nya untuk orang-orang yang tidak berakal? Atau dijadikan Nya bagi orang-orang yang pandai bersyukur kepada Nya atas nikmat-nikmat yang diberikan Nya? Dan bagaimanakah mereka akan bersyukur kepada Nya bila mereka tidak mengetahuinya?


26 Semua yang ada di bumi itu akan binasa.(QS. 55:26)
::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::
Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Ar Rahmaan 26 - 27
كُلُّ مَنْ عَلَيْهَا فَانٍ (26) وَيَبْقَى وَجْهُ رَبِّكَ ذُو الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ (27)
Ayat-ayat ini menerangkan bahwa semua yang ada di bumi dan di langit akan rusak binasa dan yang kekal hanyalah Zat Allah yang Mahabesar dan Mahamulia. Dia lah yang tetap hidup selamanya dan tidak akan mati.
Qatadah berkata, Allah menerangkan bahwa apa-apa yang telah dijadikan Nya kesemuanya akan hancur binasa.


27 Dan tetap kekal Zat Tuhanmu yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan.(QS. 55:27)
::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::
Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya...


28 Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?(QS. 55:28)
::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::
Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Ar Rahmaan 28
فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ (28)
Dalam ayat ini Allah SWT menantang jin dan manusia agar mengungkapkan nikmat Nya yang mereka dustakan. Cobalah mereka bayangkan, tidaklah kebinasaan itu melainkan merupakan pintu bagi kehidupan yang kekal. Apabila tidak ada mati, maka akan terhalanglah kehidupan di akhirat. Lihatlah kepada manusia umpamanya, apabila mereka beranak terus sepanjang masa, tidak ada yang mati, maka akan penuhlah bumi ini dengan manusia sehingga binatang, tumbuh-tumbuhan, dan makanan tidak akan mencukupi keperluannya lagi dan akhirnya tidak ada jalan lagi bagi mereka kecuali mematikan sesamanya yang berkesudahan dengan penuhnya dunia ini dengan bangkai-bangkai manusia.


29 Semua yang ada di langit dan di bumi selalu meminta kepada-Nya. Setiap waktu Dia dalam kesibukan.(QS. 55:29)
::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::
Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Ar Rahmaan 29
يَسْأَلُهُ مَنْ فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ كُلَّ يَوْمٍ هُوَ فِي شَأْنٍ (29)
Allah senantiasa dalam keadaan menghidupkan dan mematikan, memberi rezeki kepada yang memerlukan, memuliakan dan menghinakan, memberi sakit dan menyembuhkan, menyuruh dan melarang, mengampuni dan menghukum, mengasihi dan memarahi dan lain-lain sebagainya.
Dan Dia pula memberikan apa-apa yang diminta oleh semua yang ada di langit dan di bumi, seperti yang diungkapkan dalam hadis ini:

عن عبد الله بن منيب قال: تلا علينا رسول الله صلى الله عليه وسلم هذه الآية فقلنا: يا رسول الله وما ذلك شأن? قال: إن يغفر ذنبا ويفرج كربا ويرفع قوما ويضع آخرين
Artinya:
Dari Abdullah Ibnu Munib ia telah berkata: "Telah membacakan Rasulullah saw ayat 29 ini, maka ia berkatanya Rasulullah, apakah yang dimaksud dengan "tingkah laku?" Sabda Rasulullah; mengampuni dosa, melepaskan dari kesusahan, meninggikan dan merendahkan segolongan yang lain".
(H.R. Al-Hasan ibnu Sufyan, Al-Bazar, dan Ibnu Jarir At Thabary)
قال ابن عيينة: الدهر عند الله يومان: يوم الدنيا وشأنه فيه الأمر والنهي والأمانة والإحياء, ويوم القيامة وشأنه فيه الجزاء والحساب
Artinya:
Kata Ibnu Uyainah, "Masa" pada Allah adalah dua hari: 1. Hari dunia dan kesibukan Nya ialah memerintah dan melarang, mematikan dan menghidupkan. 2. Hari Kiamat dengan kesibukan-Nya ialah: memberi ganjaran dan membuat perhitungan.


30 Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?(QS. 55:30)
::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::
Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Ar Rahmaan 30
فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ (30)
Dalam ayat ini Allah SWT menantang jin dan manusia agar mengungkapkan nikmat Nya yang mereka dustakan. Berapa banyak permohonan yang telah dikabulkan Nya. Berapa banyak hal-hal yang baru diciptakan Nya. Dan berapa banyak orang yang lemah ditolong Nya.


31 Kami akan memperhatikan sepenuhnya kepadamu hai manusia dan jin.(QS. 55:31)
::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::
Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Ar Rahmaan 31
سَنَفْرُغُ لَكُمْ أَيُّهَا الثَّقَلَانِ (31)
Dalam ayat ini Allah menerangkan bahwa Dia akan memperhatikan sekalian manusia dan jin yang berarti ayat ini merupakan ancaman yang sangat menakutkan.

Tafsir / Indonesia / Jalalain / Surah Ar Rahmaan 31
سَنَفْرُغُ لَكُمْ أَيُّهَا الثَّقَلَانِ (31)
(Kami akan menyelesaikan kamu sekalian) artinya, Kami hendak menghisab kalian semuanya (hai manusia dan jin) hai jenis manusia dan jenis jin.


32 Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?(QS. 55:32)
::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::
Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya...


33 Hai jama`ah jin dan manusia, jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka lintasilah, kamu tidak dapat menembusnya melainkan dengan kekuatan.(QS. 55:33)
::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::
Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Ar Rahmaan 33
يَا مَعْشَرَ الْجِنِّ وَالْإِنْسِ إِنِ اسْتَطَعْتُمْ أَنْ تَنْفُذُوا مِنْ أَقْطَارِ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ فَانْفُذُوا لَا تَنْفُذُونَ إِلَّا بِسُلْطَانٍ (33)
Ayat ini menyeru jin dan manusia jika mereka sanggup menembus, melintasi penjuru langit dan bumi karena takut akan siksaan dan hukuman Allah, mereka boleh mencoba melakukannya, mereka tidak akan dapat berbuat demikian. Jika mereka tidak mempunyai kekuatan sedikit pun dalam menghadapi kekuatan Allah Subhanahu wa Taala.
Menurut sebagian ahli tafsir, pengertian "Sultan" pada ayat ini adalah ilmu pengetahuan. Hal ini menunjukkan bahwa dengan ilmu manusia dapat menembus ruang angkasa.


34 Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?(QS. 55:34)
::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::
Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya...


35 Kepada kamu, (jin dan manusia) dilepaskan nyala api dan cairan tembaga maka kamu tidak dapat menyelamatkan diri (dari padanya).(QS. 55:35)
::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::
Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya...


36 Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?(QS. 55:36)
::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::
Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya...


37 Maka apabila langit telah terbelah dan menjadi merah mawar seperti (kilapan) minyak.(QS. 55:37)
::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::

Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Ar Rahmaan 37
فَإِذَا انْشَقَّتِ السَّمَاءُ فَكَانَتْ وَرْدَةً كَالدِّهَانِ (37)

Ayat ini menerangkan apabila datang Hari Kiamat, terbelahlah langit dan warnanya menjadi merah mawar seperti kilapan minyak maka rusaklah peraturan-peraturan alam dan bertebaranlah bintang-bintang dan apa-apa yang ada di langit, pindah dari tempatnya. Dalam ayat-ayat lain yang bersamaan maksudnya, Allah berfirman:
إذا السماء انفطرت وإذا الكواكب انتثرت
Artinya:
Apabila langit terbelah, dan apabila bintang-bintang jatuh berserakan.
(Q.S. Al-Infithar: 1, 2)
إذا السماء انشقت وأذنت لربها وحقت
Artinya:
Apabila langit terbelah dan patuh kepada Tuhan Nya, dan sudah semestinya langit itu patuh.
(Q.S. Al-Insyiqaq: 1, 2)
وانشقت السماء فهي يومئذ واهية
Artinya:
Dan terbelahlah langit, karena pada hari itu langit menjadi lemah.
(Q.S. Al-Haqqah: 16)


38 Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?(QS. 55:38)
::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::
Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya...


39 Pada waktu itu manusia dan jin tidak ditanya tentang dosanya.(QS. 55:39)
::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::
Tafsir / Indonesia / Jalalain / Surah Ar Rahmaan 39
فَيَوْمَئِذٍ لَا يُسْأَلُ عَنْ ذَنْبِهِ إِنْسٌ وَلَا جَانٌّ (39)
(Pada waktu itu manusia dan jin tidak ditanya tentang dosanya) tetapi mereka akan ditanya mengenai dosanya di lain waktu, karena ini merupakan suatu janji sebagaimana yang diungkapkan di dalam firman lainnya, yaitu, "Maka demi Rabbmu, Kami pasti akan menanyai mereka semua." (Q.S. Al Hijr, 92) Lafal Al Jaan di sini sebagaimana yang akan dijelaskan nanti adalah bermakna jin, dan lafal Al Insu artinya manusia.


40 Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?(QS. 55:40)
::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::
Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya...


Halaman  First Previous Next Last Balik Ke Atas   Total [4]
Ayat 21 s/d 40 dari [78]

[Download AUDIO] Tanda-Tanda Bagi Yang Ber-AKAL...(Akal Mencari TUHAN), 3Mb...Sip, mantap!
[E-BOOK] Tanda-tanda Bagi yg Ber-Akal 1 Mb


'Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi dan silih bergantinya malam dan siang ada tanda-tanda bagi orang yang berakal. Yaitu orang-orang yang mengingat Allah dalam keadaan berdiri atau duduk atau berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi seraya berkata: Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia. Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka'.''

 

Rasullullah berkata: "Alangkah rugi dan celakanya orang-orang yang membaca ini dan tidak memikir dan merenungkan kandungan artinya".

(Ali 'Imran: 190-191).

Yuk kita bangun generasi qur'ani...

Create by : Muhammad Ihsan

Silahkan kirim Kritik & Saran ke : [sibinmr@gmail.com] [sibin_mr@yahoo.com]

The Next Generation » Generasi-ku » Generasi 1 » Generasi Qur'ani

AYO..BACK TO MASJID | Waspadai Ajaran Sesat & Antek2nya | Berita Islam & Aliran Sesat - Nahimunkar.com | Detikislam.com | TV Islam | VOA ISLAM : Voice of Al Islam
free counters