Tafsir Surat : AL-QAMAR

Dan apabila dibacakan Al quran, maka dengarkanlah baik-baik,

dan perhatikanlah dengan tenang agar kamu mendapat rahmat ( Al A'raaf : 204 )

::Home:: | Indonesia | English | Dutch | Sejarah | Hadist | Al Qur'an? | Adab | Al-Ma'tsurat | TAJWID | Artikel | Free Mobile Aplications | Sms Quran & Hadist
Radio-FajriFm | Pendidikan | Menyimak & Mengkaji | The Noble Quran | Memahami Quran | eBooks | Kisah Muallaf | *HadistWeb* | Tanda2 Bagi yg Ber-Akal
Tafsir Al-Azhar | Ponsel Quran | Belajar Baca | Qr.Recitation | Qr.Explorer | QuranTools | Qur’an Flash | Qurany.net | {Radio Dakwah/TV} | QuranTV-Mp3

Gunakan browser internet explorer untuk dapat mendengarkan Murotal (Audio)

Cari dalam "TAFSIR" Al Qur'an        

    Bahasa Indonesia    English Translation    Dutch
No. Pindah ke Surat Sebelumnya... Pindah ke Surat Berikut-nya... [TAFSIR] : AL-QAMAR
Ayat [55]   First Previous Next Last Balik Ke Atas  Hal:3/3
 
41 Dan sesungguhnya telah datang kepada kaum Firaun ancaman-ancaman.(QS. 54:41)
::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::
Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Al Qamar 41 - 42
وَلَقَدْ جَاءَ آلَ فِرْعَوْنَ النُّذُرُ (41) كَذَّبُوا بِآيَاتِنَا كُلِّهَا فَأَخَذْنَاهُمْ أَخْذَ عَزِيزٍ مُقْتَدِرٍ (42)
Ayat-ayat ini menerangkan bahwa sesungguhnya telah berkali-kali datang peringatan kepada kaum Firaun namun mereka tetap mendustakan semua tanda-tanda kerasulan yang Allah utuskan kepada mereka, sebagaimana telah diungkapkan dalam surah Al A'raf yang lalu; karena itu Allah menurunkan azab kepada mereka sebagai siksaan yang menimpa mereka yang datangnya dari Yang Maha Kuat lagi Maha Kuasa.


42 Mereka mendustakan mukjizat-mukjizat Kami kesemuanya, lalu Kami azab mereka sebagai azab dari Yang Maha Perkasa lagi Maha Kuasa.(QS. 54:42)
::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::
Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Al Qamar 41 - 42
وَلَقَدْ جَاءَ آلَ فِرْعَوْنَ النُّذُرُ (41) كَذَّبُوا بِآيَاتِنَا كُلِّهَا فَأَخَذْنَاهُمْ أَخْذَ عَزِيزٍ مُقْتَدِرٍ (42)
Ayat-ayat ini menerangkan bahwa sesungguhnya telah berkali-kali datang peringatan kepada kaum Firaun namun mereka tetap mendustakan semua tanda-tanda kerasulan yang Allah utuskan kepada mereka, sebagaimana telah diungkapkan dalam surah Al A'raf yang lalu; karena itu Allah menurunkan azab kepada mereka sebagai siksaan yang menimpa mereka yang datangnya dari Yang Maha Kuat lagi Maha Kuasa.


43 Apakah orang-orang kafirmu (hai kaum musyrikin) lebih baik dari mereka itu, atau apakah kamu telah mempunyai jaminan kebebasan (dari azab) dalam Kitab-Kitab yang dahulu?(QS. 54:43)
::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::
Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Al Qamar 43
أَكُفَّارُكُمْ خَيْرٌ مِنْ أُولَئِكُمْ أَمْ لَكُمْ بَرَاءَةٌ فِي الزُّبُرِ (43)
Allah SWT memperingatkan orang kafir Quraisy dengan mengatakan: Apakah orang-orang kafir Quraisy itu lebih mulia dari orang-orang kafir yang telah ditimpa oleh siksaan Tuhan yaitu seperti kaum Nuh, kaum Ad dan kaum Samud? Mungkin juga dengan perasaan demikian mereka mengharapkan akan selamat dari azab Tuhan dan ancaman-ancaman Nya atas kekafiran mereka terhadap Nya dan kedustaan mereka terhadap Rasul Nya.
Ataukah mereka benar-benar berkeyakinan mempunyai jaminan yang tertulis dalam buku-buku yang Tuhan turunkan tentang keselamatan mereka dari azab Tuhan sehingga mereka merasa bebas berbuat perbuatan-perbuatan jahat. Jika benar pendirian mereka tersebut cobalah mereka menunjukkan dasar pegangan mereka itu.

Tafsir / Indonesia / Jalalain / Surah Al Qamar 43
أَكُفَّارُكُمْ خَيْرٌ مِنْ أُولَئِكُمْ أَمْ لَكُمْ بَرَاءَةٌ فِي الزُّبُرِ (43)
(Apakah orang-orang kafir kalian) hai orang-orang Quraisy (lebih baik daripada mereka itu) yang telah disebutkan yaitu, mulai dari kaum Nabi Nuh hingga sampai kepada Firaun dan kaumnya yang tidak mendapatkan ampunan (atau apakah kalian telah mempunyai) hai orang-orang kafir Quraisy (jaminan kebebasan) dari azab (dalam kitab-kitab) yang terdahulu. Istifham yang terdapat pada dua tempat ini mengandung makna Nafi artinya, kenyataannya tidaklah demikian.


44 Atau apakah mereka mengatakan: `Kami adalah satu golongan yang bersatu yang pasti menang`.(QS. 54:44)
::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::
Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Al Qamar 44
أَمْ يَقُولُونَ نَحْنُ جَمِيعٌ مُنْتَصِرٌ (44)
Pada ayat ini Allah masih meneruskan pertanyaan kepada mereka dan mereka mengatakan, "Kami percaya akan kekuatan kami, keadaan kami bersatu padu tidak dapat ditentang atau dianiaya oleh siapa pun juga. Kami sanggup mengalahkan siapa saja yang ingin berbuat jahat terhadap kami, atau ingin memerangi atau memecah belah persatuan kami.

Tafsir / Indonesia / Jalalain / Surah Al Qamar 44
أَمْ يَقُولُونَ نَحْنُ جَمِيعٌ مُنْتَصِرٌ (44)
(Atau apakah mereka mengatakan) yakni orang-orang kafir Quraisy, ("Kami adalah suatu golongan yang bersatu) orang-orang yang bersatu dalam satu golongan (yang pasti menang") atas Muhammad. Sewaktu Abu Jahal mengatakan dalam perang Badar, bahwa sesungguhnya kami adalah golongan yang bersatu yang pasti menang. Maka turunlah firman-Nya,


45 Golongan itu pasti akan dikalahkan dan mereka akan mundur ke belakang.(QS. 54:45)
::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::
Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Al Qamar 45
سَيُهْزَمُ الْجَمْعُ وَيُوَلُّونَ الدُّبُرَ (45)
Pada ayat ini Allah menyatakan bahwa kesatuan mereka akan kucar kacir dan mereka akan kalah ketika berhadapan dengan tentara Islam. Sungguh benar janji Allah, mereka kalah, dan lari dari peperangan Badar. Ini adalah satu bukti tentang benarnya kenabian Muhammad saw, karena ayat ini turun di Mekah, sedang Nabi saw belum mempunyai tentara, bahkan pengikut-pengikut Nabi terpencar di mana-mana, diburu dan menemui siksa orang-orang musyrik di mana saja mereka berada, sehingga Umar bin Khattab ra berkata, "Ketika ayat ini turun saya tidak mengerti apa maksudnya, tetapi pada hari perang Badar, saya lihat Nabi saw memakai baju besi dan membaca ayat ini, "Golongan itu pasti akan dikalahkan", barulah saya mengerti maksudnya."
Diriwayatkan oleh Bukhari dari lbnu `Abbas ra bahwa Nabi saw berkata ketika beliau masih dalam kubbah, pada hari peperangan Badar:

انشدك عهدك ووعدك, اللهم إن شئت لم تعبد بعد اليوم في الأرض أبدا, فأخذ أبو بكر رضي الله عنه بيده, وقال: حسبك يا رسول الله الححت على ربك فخرج وهو يثب في الدرع وهو يقول
Artinya:
"Aku menagih pesan Mu dan janji Mu Ya Allah! Ya Allah Ya Tuhanku, jika Engkau menghendaki (kekalahan kami) niscaya Engkau tidak akan disembah lagi untuk selama-lamanya sesudah hari di bumi ini". Lalu Abu Bakar memegang tangan Nabi dan berkata, "Cukup sudah ya Rasulullah! Engkau telah begitu mendesak Tuhanmu". Lalu beliau keluar (dari kubah) melompat dalam pakaian baju besi sambil membaca ayat ini.
(H.R. Bukhari)
Kemudian Allah menyatakan bahwa yang tersebut itu adalah azab dunia dan mereka akan menemui pada Hari Kiamat azab yang lebih hebat lagi.


46 Sebenarnya hari kiamat itulah hari yang dijanjikan kepada mereka dan kiamat itu lebih dahsyat dan lebih pahit.(QS. 54:46)
::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::
Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Al Qamar 46
بَلِ السَّاعَةُ مَوْعِدُهُمْ وَالسَّاعَةُ أَدْهَى وَأَمَرُّ (46)
Pada ayat ini Allah menyatakan bahwa azab yang akan mereka rasakan di dunia, dimulai dari kekalahan, pembunuhan dan menjadi tawanan bukanlah bandingannya dengan apa yang akan mereka rasakan dari azab akhirat. Azab akhirat lebih hebat dan pedih dan kekal untuk selama-lamanya. Berikut ini berupa keterangan tentang dahsyat dan hebatnya azab tersebut.


47 Sesungguhnya orang-orang yang berdosa berada dalam kesesatan (di dunia) dan dalam neraka.(QS. 54:47)
::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::
Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Al Qamar 47
إِنَّ الْمُجْرِمِينَ فِي ضَلَالٍ وَسُعُرٍ (47)
Allah SWT menyatakan, bahwa sesungguhnya orang-orang yang mempersekutukan Allah dan mendustakan Rasul-rasul Nya adalah orang-orang sesat dan menyimpang dari jalan yang lurus, buta hati mereka sehingga tidak dapat membedakan antara petunjuk dengan lainnya dan akan ditimpa azab yang pedih di akhirat.


48 (Ingatlah) pada hari mereka diseret ke neraka atas muka mereka. (Dikatakan kepada mereka): `Rasakanlah sentuhan api neraka`.(QS. 54:48)
::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::
Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Al Qamar 48
يَوْمَ يُسْحَبُونَ فِي النَّارِ عَلَى وُجُوهِهِمْ ذُوقُوا مَسَّ سَقَرَ (48)
Ayat ini menerangkan bahwa mereka itu diazab dan dihina dengan cara menyeret mereka ke dalam api neraka, disertai kata-kata penghinaan dan cercaan yang maksudnya supaya mereka merasakan sentuhan api neraka Saqar yang sangat memedihkan sebagai balasan yang setimpal atas perbuatan mereka yaitu mendustakan yang disampaikan para Rasul terutama yang berhubungan dengan azab di akhirat.


49 Sesungguhnya Kami menciptakan segala sesuatu menurut ukuran.(QS. 54:49)
::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::
Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Al Qamar 49
إِنَّا كُلَّ شَيْءٍ خَلَقْنَاهُ بِقَدَرٍ (49)
Ayat ini menerangkan bahwa seluruh makhluk yang ada ini adalah ciptaan Tuhan, diciptakan Nya menurut kehendak dan ketentuan Nya disesuaikan dengan hukum-hukum yang ditetapkan Nya untuk alam semesta ini, yang terkenal dengan sunatulkaun (undang-undang alam) Dalam ayat lain yang bersamaan maksudnya Allah berfirman:

وخلق كل شيء فقدره تقديرا
Artinya:
Dan Dia telah menciptakan segala sesuatu dan Dia menetapkan ukuran-ukurannya dengan serapi-rapinya.
(Q.S. Al-Furqan: 2)
dan sesuai pula dengan ayat:

سبح اسم ربك الأعلى الذي خلق فسوى والذي قدر فهدى
Artinya:
Sucikanlah nama Tuhanmu Yang Maha Tinggi, yang menciptakan, dan menyempurnakan (ciptaan Nya), dan yang menentukan kadar (masing-masing) dan memberi petunjuk.
(Q.S. Al-A'la: 1-3)

Tafsir / Indonesia / Jalalain / Surah Al Qamar 49
إِنَّا كُلَّ شَيْءٍ خَلَقْنَاهُ بِقَدَرٍ (49)
(Sesungguhnya segala sesuatu itu Kami) dinashabkan oleh Fi'il yang terdapat pada firman selanjutnya yang berfungsi menafsirkannya (ciptakan menurut ukuran) masing-masing. Menurut suatu qiraat lafal Kulla dibaca KuIlu dan dianggap sebagai Mubtada, sedangkan Khabarnya adalah lafal Khalaqnaahu.


50 Dan perintah Kami hanyalah satu perkataan seperti kejapan mata.(QS. 54:50)
::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::
Tafsir / Indonesia / Jalalain / Surah Al Qamar 50
وَمَا أَمْرُنَا إِلَّا وَاحِدَةٌ كَلَمْحٍ بِالْبَصَرِ (50)
(Dan tiada lain perintah Kami) terhadap sesuatu yang Kami kehendaki ada (hanyalah) sekali (satu firman seperti kejapan mata) dalam hal kecepatannya, yaitu melalui firman-Nya 'Kun' yakni adalah kamu, maka sesuatu yang dikehendaki itu langsung ada dengan seketika; pengertian ini diungkapkan pula oleh firman lainnya, yaitu, "Sesungguhnya keadaan-Nya apabila Dia menghendaki sesuatu hanyalah berkata kepadanya, 'Jadilah', maka terjadilah ia." (Q.S. Yaasin, 82)


51 Dan sesungguhnya telah Kami binasakan orang yang serupa dengan kamu. Maka adakah orang yang mau mengambil pelajaran?(QS. 54:51)
::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::
Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Al Qamar 51
وَلَقَدْ أَهْلَكْنَا أَشْيَاعَكُمْ فَهَلْ مِنْ مُدَّكِرٍ (51)
Ayat ini menerangkan bahwa Allah membinasakan orang-orang yang serupa dengan orang yang mendustakan para Nabi, kepada mereka Allah menurunkan bermacam-macam siksaan, karena itu hendaklah peristiwa tersebut dijadikan perhatian.
Dalam ayat yang serupa Allah berfirman:

وحيل بينهم وبين ما يشتهون كما فعل بأشياعهم من قبل أنهم كانوا في شك مريب
Artinya:
Dan dihalangi antara mereka dengan apa yang mereka ingini, sebagaimana yang dilakukan terhadap orang-orang yang serupa dengan mereka pada masa dahulu.
(Q.S. Saba': 54)


52 Dan segala sesuatu yang telah mereka perbuat tercatat dalam buku-buku catatan.(QS. 54:52)
::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::
Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Al Qamar 52 - 53
وَكُلُّ شَيْءٍ فَعَلُوهُ فِي الزُّبُرِ (52) وَكُلُّ صَغِيرٍ وَكَبِيرٍ مُسْتَطَرٌ (53)
Pada ayat-ayat ini Allah menyatakan bahwa semua tindakan yang mereka lakukan yang membikin mereka menjadi kafir dan yang berbentuk maksiat; yang berarti melumurkan diri mereka dengan kotoran dan dosa, semua itu tercatat di sisi malaikat Kiramil Katibin.
Dalam ayat lain yang bersamaan maksudnya Allah berfirman:

ما يلفظ من قول إلا رقيب عتيد
Artinya:
Tiada suatu ucapan pun yang diucapkannya melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir.
(Q.S. Qaf: 18)
Maka tidak ada ucapan dan perbuatan yang kecil atau besar kecuali tercatat dalam buku catatan dan lembaran-lembaran mereka. Dari itu hendaklah mereka waspada terhadap hisab di mana sangat teliti dengan memperkirakan semua yang kecil dan besar, pada hari yang seorang kekasih tidak dapat sedikitpun memberi manfaat kepada kekasihnya pertolongan, yaitu pada hari, harta dan anak-anak tidak berguna, kecuali orang-orang yang menghadap Tuhan dengan hati bersih.


53 Dan segala (urusan) yang kecil maupun yang besar adalah tertulis.(QS. 54:53)
::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::
Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Al Qamar 52 - 53
وَكُلُّ شَيْءٍ فَعَلُوهُ فِي الزُّبُرِ (52) وَكُلُّ صَغِيرٍ وَكَبِيرٍ مُسْتَطَرٌ (53)
Pada ayat-ayat ini Allah menyatakan bahwa semua tindakan yang mereka lakukan yang membikin mereka menjadi kafir dan yang berbentuk maksiat; yang berarti melumurkan diri mereka dengan kotoran dan dosa, semua itu tercatat di sisi malaikat Kiramil Katibin.
Dalam ayat lain yang bersamaan maksudnya Allah berfirman:

ما يلفظ من قول إلا رقيب عتيد
Artinya:
Tiada suatu ucapan pun yang diucapkannya melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir.
(Q.S. Qaf: 18)
Maka tidak ada ucapan dan perbuatan yang kecil atau besar kecuali tercatat dalam buku catatan dan lembaran-lembaran mereka. Dari itu hendaklah mereka waspada terhadap hisab di mana sangat teliti dengan memperkirakan semua yang kecil dan besar, pada hari yang seorang kekasih tidak dapat sedikitpun memberi manfaat kepada kekasihnya pertolongan, yaitu pada hari, harta dan anak-anak tidak berguna, kecuali orang-orang yang menghadap Tuhan dengan hati bersih.



54 Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa itu di dalam taman-taman dan sungai-sungai,(QS. 54:54)
::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::
Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Al Qamar 54 - 55
إِنَّ الْمُتَّقِينَ فِي جَنَّاتٍ وَنَهَرٍ (54) فِي مَقْعَدِ صِدْقٍ عِنْدَ مَلِيكٍ مُقْتَدِرٍ (55)
Allah menerangkan bahwa orang-orang yang takut akan siksa Allah mereka selalu menaati Nya dan mengamalkan kewajiban-kewajiban yang dibebankan atas mereka serta menjauhi larangan-larangan Nya, lagi mengikhlaskan amalan mereka bagi Nya, baik dalam keadaan lahir maupun batin. Mereka itu akan diberi ganjaran berupa surga dan sungai yang mengalir di dalamnya. Pakaian mereka serba emas dan mereka bersantai di atas permadani yang dibikin dari sutera yang tebal. Mereka dapati dalam surga itu nikmat-nikmat yang tiada pernah tergores di kalbu manusia, sebagai balasan terhadap kesabaran mereka dalam kesusahan mengerjakan salat sambil menjauhkan diri mereka dari nafsu-nafsu yang berlebih-lebihan. Sebagaimana telah dikatakan kepada Rabi' bin Khaisan yang nampak kakinya bengkak karena banyak mengerjakan salat yang nampak cekung matanya karena banyak berjaga di waktu malam dalam mengerjakan salat tahajud, "Engkau memaksa dirimu", lalu ia menjawab, "Kesenangannya yang saya cari".
Sebagaimana mereka mendapat kehormatan berupa pendekatan dengan Tuhan yang kuasa memberi ganjaran kepada mereka dengan limpah karunia Nya dan kasih sayang Nya, maka segala sesuatu berada dalam genggaman Nya dan di bawah kekuasaan Nya, tidak ada yang menghalang-halangi Nya atau mengatasi-Nya, Dia Yang Maha Agung lagi Bijaksana.

Tafsir / Indonesia / Jalalain / Surah Al Qamar 54
إِنَّ الْمُتَّقِينَ فِي جَنَّاتٍ وَنَهَرٍ (54)
(Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa itu di dalam surga-surga) taman-taman (dan sungai-sungai makna yang dimaksud adalah jenisnya. Menurut suatu qiraat lafal Nahar dibaca Nuhur dalam bentuk jamak, yang wazannya sama dengan lafal Asadun bila dijamakkan menjadi Usudun. Makna yang dimaksud ialah, bahwa mereka meminum dari sungai-sungai surga itu air, susu, madu dan khamar.


55 di tempat yang disenangi di sisi Tuhan Yang Berkuasa.(QS. 54:55)
::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::
Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Al Qamar 54 - 55
إِنَّ الْمُتَّقِينَ فِي جَنَّاتٍ وَنَهَرٍ (54) فِي مَقْعَدِ صِدْقٍ عِنْدَ مَلِيكٍ مُقْتَدِرٍ (55)
Allah menerangkan bahwa orang-orang yang takut akan siksa Allah mereka selalu menaati Nya dan mengamalkan kewajiban-kewajiban yang dibebankan atas mereka serta menjauhi larangan-larangan Nya, lagi mengikhlaskan amalan mereka bagi Nya, baik dalam keadaan lahir maupun batin. Mereka itu akan diberi ganjaran berupa surga dan sungai yang mengalir di dalamnya. Pakaian mereka serba emas dan mereka bersantai di atas permadani yang dibikin dari sutera yang tebal. Mereka dapati dalam surga itu nikmat-nikmat yang tiada pernah tergores di kalbu manusia, sebagai balasan terhadap kesabaran mereka dalam kesusahan mengerjakan salat sambil menjauhkan diri mereka dari nafsu-nafsu yang berlebih-lebihan. Sebagaimana telah dikatakan kepada Rabi' bin Khaisan yang nampak kakinya bengkak karena banyak mengerjakan salat yang nampak cekung matanya karena banyak berjaga di waktu malam dalam mengerjakan salat tahajud, "Engkau memaksa dirimu", lalu ia menjawab, "Kesenangannya yang saya cari".
Sebagaimana mereka mendapat kehormatan berupa pendekatan dengan Tuhan yang kuasa memberi ganjaran kepada mereka dengan limpah karunia Nya dan kasih sayang Nya, maka segala sesuatu berada dalam genggaman Nya dan di bawah kekuasaan Nya, tidak ada yang menghalang-halangi Nya atau mengatasi-Nya, Dia Yang Maha Agung lagi Bijaksana.

Tafsir / Indonesia / Jalalain / Surah Al Qamar 55
فِي مَقْعَدِ صِدْقٍ عِنْدَ مَلِيكٍ مُقْتَدِرٍ (55)
(Di tempat yang benar) di majelis yang benar, karena tidak ada perkataan yang tidak berguna dan tidak pula ada perkataan yang berdosa di dalamnya; pengertian Maq'ad di sini adalah ditinjau dari segi jenisnya. Menurut qiraat yang lain lafal Maq'ad dibaca dalam bentuk jamak yaitu Maqaa'id. Makna yang dimaksud ialah bahwa ahli surga itu berada di dalam majelis-majelis surga dalam keadaan bebas dari perkataan yang tidak ada gunanya dan bebas pula dari hal-hal yang berdosa, keadaan mereka berbeda dengan keadaan majelis-majelis di dunia. Karena sesungguhnya majelis-majelis di dunia itu jarang sekali bebas dari hal-hal tersebut. Lafal ayat ini berkedudukan sebagai Khabar yang kedua, dan lafal Shidqin menjadi Badal dari lafal Shaadiqin, yakni Badal Ba'dh atau lainnya (di sisi Yang Maha Raja) merupakan perumpamaan yang mengandung makna Mubalaghah, yakni Maha Raja Yang Maha Perkasa lagi Maha Luas (lagi Maha Berkuasa) tiada sesuatu pun yang melemahkan-Nya, Dia adalah Allah swt. Lafal 'Inda menunjukkan isyarat yang mengandung makna derajat dan kedudukan mereka yang dekat di sisi-Nya, sebagai anugerah dari Allah swt. kepada para penghuni surga.


Halaman  First Previous Next Last Balik Ke Atas   Total [3]
Ayat 41 s/d 55 dari [55]

[Download AUDIO] Tanda-Tanda Bagi Yang Ber-AKAL...(Akal Mencari TUHAN), 3Mb...Sip, mantap!
[E-BOOK] Tanda-tanda Bagi yg Ber-Akal 1 Mb


'Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi dan silih bergantinya malam dan siang ada tanda-tanda bagi orang yang berakal. Yaitu orang-orang yang mengingat Allah dalam keadaan berdiri atau duduk atau berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi seraya berkata: Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia. Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka'.''

 

Rasullullah berkata: "Alangkah rugi dan celakanya orang-orang yang membaca ini dan tidak memikir dan merenungkan kandungan artinya".

(Ali 'Imran: 190-191).





Yuk kita bangun generasi qur'ani...

Create by : Muhammad Ihsan

Silahkan kirim Kritik & Saran ke : [sibinmr@gmail.com] [sibin_mr@yahoo.com]

The Next Generation » Generasi-ku » Generasi 1 » Generasi Qur'ani

AYO..BACK TO MASJID | Waspadai Ajaran Sesat & Antek2nya | Berita Islam & Aliran Sesat - Nahimunkar.com | Detikislam.com | TV Islam | VOA ISLAM : Voice of Al Islam
Counter Powered by  RedCounter
free counters
Bloggerian Top Hits