[ASBABUN NUZUL] Surat : AL-QADAR

Dan apabila dibacakan Al quran, maka dengarkanlah baik-baik,

dan perhatikanlah dengan tenang agar kamu mendapat rahmat ( Al A'raaf : 204 )

::Home:: | Indonesia | English | Dutch | Sejarah | Hadist | Al Qur'an? | Adab | Al-Ma'tsurat | TAJWID | Artikel | Free Mobile Aplications | Sms Quran & Hadist
Radio-FajriFm | Pendidikan | Menyimak & Mengkaji | The Noble Quran | Memahami Quran | eBooks | Kisah Muallaf | *HadistWeb* | Tanda2 Bagi yg Ber-Akal
Tafsir Al-Azhar | Ponsel Quran | Belajar Baca | Qr.Recitation | Qr.Explorer | QuranTools | Qur’an Flash | Qurany.net | {Radio Dakwah/TV} | QuranTV-Mp3

Gunakan browser internet explorer untuk dapat mendengarkan Murotal (Audio)

Cari dalam "Asbabun Nuzul"        

    Bahasa Indonesia    English Translation    Dutch
No. Pindah ke Surat Sebelumnya... Pindah ke Surat Berikut-nya... [Asbabun Nuzul] : AL-QADAR
Ayat [5]   First Previous Next Last Balik Ke Atas  Hal:1/1
1 Sesungguhnya Kami telah menurunkan (Al quran) pada malam kemuliaan.(QS. 97:1)
::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::

Tafsir / Indonesia / Sebab turun / Surah Al Qadr 1

إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ (1)
Imam Tirmizi, Imam Hakim dan Imam Ibnu Jarir semuanya mengetengahkan sebuah hadis melalui Hasan bin Ali yang menceritakan bahwa sesungguhnya Nabi saw. telah bermimpi melihat Bani Umaiyah berada di atas mimbarnya, maka hal itu membuatnya berduka cita. Lalu turunlah ayat ini, yaitu, "Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu Al Kautsar." (Q.S. Al Kautsar, 1) dan turun pula ayat lainnya, yaitu firman-Nya, "Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Alquran) pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan." (Q.S. Al Qadar, 1-3) Artinya, seribu bulan itu dimiliki oleh Bani Umaiyah sesudahmu. Al Qasimul Harrani mengatakan, kami hitung-hitung (umur kekhalifahan Bani Umaiyah), ternyata masa kekhalifahan mereka itu hanya berlangsung selama seribu bulan tidak lebih dan tidak pula kurang. Imam Tirmizi memberikan komentarnya bahwa hadis ini berpredikat Gharib atau aneh. Sedangkan Muzanni dan Ibnu Katsir mengatakan, hadis ini berpredikat Mungkar Jiddan atau sangat diingkari. Ibnu Abu Hatim dan Wahidi kedua-duanya mengetengahkan sebuah hadis melalui Mujahid yang menceritakan, bahwasanya Rasulullah saw. pernah menceritakan tentang seorang lelaki dari kalangan kaum Bani Israel; ia menyandang senjatanya selama seribu bulan untuk berjuang di jalan Allah. Kaum muslimin merasa takjub atas hal tersebut, maka Allah swt. segera menurunkan firman-Nya; "Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Alquran) pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan." (Q.S. Al Qadar, 1-3) Maksudnya, beramal saleh pada malam kemuliaan itu jauh lebih baik dan jauh lebih besar pahalanya daripada pahala seorang lelaki yang menyandang senjatanya selama seribu bulan di jalan Allah.


2 Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu?(QS. 97:2)
::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::

Tafsir / Indonesia / Sebab turun / Surah Al Qadr 2

وَمَا أَدْرَاكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِ (2)
Imam Tirmizi, Imam Hakim dan Imam Ibnu Jarir semuanya mengetengahkan sebuah hadis melalui Hasan bin Ali yang menceritakan bahwa sesungguhnya Nabi saw. telah bermimpi melihat Bani Umaiyah berada di atas mimbarnya, maka hal itu membuatnya berduka cita. Lalu turunlah ayat ini, yaitu, "Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu Al Kautsar." (Q.S. Al Kautsar, 1) dan turun pula ayat lainnya, yaitu firman-Nya, "Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Alquran) pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan." (Q.S. Al Qadar, 1-3) Artinya, seribu bulan itu dimiliki oleh Bani Umaiyah sesudahmu. Al Qasimul Harrani mengatakan, kami hitung-hitung (umur kekhalifahan Bani Umaiyah), ternyata masa kekhalifahan mereka itu hanya berlangsung selama seribu bulan tidak lebih dan tidak pula kurang. Imam Tirmizi memberikan komentarnya bahwa hadis ini berpredikat Gharib atau aneh. Sedangkan Muzanni dan Ibnu Katsir mengatakan, hadis ini berpredikat Mungkar Jiddan atau sangat diingkari. Ibnu Abu Hatim dan Wahidi kedua-duanya mengetengahkan sebuah hadis melalui Mujahid yang menceritakan, bahwasanya Rasulullah saw. pernah menceritakan tentang seorang lelaki dari kalangan kaum Bani Israel; ia menyandang senjatanya selama seribu bulan untuk berjuang di jalan Allah. Kaum muslimin merasa takjub atas hal tersebut, maka Allah swt. segera menurunkan firman-Nya; "Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Alquran) pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan." (Q.S. Al Qadar, 1-3) Maksudnya, beramal saleh pada malam kemuliaan itu jauh lebih baik dan jauh lebih besar pahalanya daripada pahala seorang lelaki yang menyandang senjatanya selama seribu bulan di jalan Allah.


3 Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.(QS. 97:3)
::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::

Tafsir / Indonesia / Sebab turun / Surah Al Qadr 3

لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ (3)
Imam Tirmizi, Imam Hakim dan Imam Ibnu Jarir semuanya mengetengahkan sebuah hadis melalui Hasan bin Ali yang menceritakan bahwa sesungguhnya Nabi saw. telah bermimpi melihat Bani Umaiyah berada di atas mimbarnya, maka hal itu membuatnya berduka cita. Lalu turunlah ayat ini, yaitu, "Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu Al Kautsar." (Q.S. Al Kautsar, 1) dan turun pula ayat lainnya, yaitu firman-Nya, "Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Alquran) pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan." (Q.S. Al Qadar, 1-3) Artinya, seribu bulan itu dimiliki oleh Bani Umaiyah sesudahmu. Al Qasimul Harrani mengatakan, kami hitung-hitung (umur kekhalifahan Bani Umaiyah), ternyata masa kekhalifahan mereka itu hanya berlangsung selama seribu bulan tidak lebih dan tidak pula kurang. Imam Tirmizi memberikan komentarnya bahwa hadis ini berpredikat Gharib atau aneh. Sedangkan Muzanni dan Ibnu Katsir mengatakan, hadis ini berpredikat Mungkar Jiddan atau sangat diingkari. Ibnu Abu Hatim dan Wahidi kedua-duanya mengetengahkan sebuah hadis melalui Mujahid yang menceritakan, bahwasanya Rasulullah saw. pernah menceritakan tentang seorang lelaki dari kalangan kaum Bani Israel; ia menyandang senjatanya selama seribu bulan untuk berjuang di jalan Allah. Kaum muslimin merasa takjub atas hal tersebut, maka Allah swt. segera menurunkan firman-Nya; "Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Alquran) pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan." (Q.S. Al Qadar, 1-3) Maksudnya, beramal saleh pada malam kemuliaan itu jauh lebih baik dan jauh lebih besar pahalanya daripada pahala seorang lelaki yang menyandang senjatanya selama seribu bulan di jalan Allah. Imam Ibnu Jarir mengetengahkan sebuah hadis melalui Mujahid yang menceritakan, bahwa di kalangan orang-orang Bani Israel terdapat seorang laki-laki yang setiap malam selalu salat hingga pagi hari, kemudian pada siang harinya ia selalu berjihad melawan musuh-musuh Allah hingga sore harinya. Hal tersebut dilakukannya selama seribu bulan secara terus-menerus. Maka Allah menurunkan firman-Nya, "Lailatulkadar (malam kemuliaan) itu lebih baik daripada seribu bulan." (Q.S. Al Qadar, 3) Maksudnya, beramal saleh pada malam lailatulkadar itu pahalanya jauh lebih baik dan lebih besar daripada amalan yang dilakukan oleh seorang laki-laki dari Bani Israel itu.


4 Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan.(QS. 97:4)
::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::
Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya...


5 Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar.(QS. 97:5)
::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::
Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya...


Halaman  First Previous Next Last Balik Ke Atas   Total [1]
Ayat 1 s/d 5 dari [5]

Pustaka

Yuk kita bangun generasi qur'ani...

Create by : Muhammad Ihsan

Silahkan kirim Kritik & Saran ke : [sinchan_mail@yahoo.com]  [sibin_mr@yahoo.com]

The Next Generation » Generasi-ku » Generasi 1 » Generasi Qur'ani
Last updated: 18 September 2007.

Halaman Utama | Author | Risalah Islam | Fenomena Alam Ghoib ( JIN / Kesurupan / Ruqyah , dll...)