[ASBABUN NUZUL] Surat : HASYR

Dan apabila dibacakan Al quran, maka dengarkanlah baik-baik,

dan perhatikanlah dengan tenang agar kamu mendapat rahmat ( Al A'raaf : 204 )

HOME|Radio-FajriFm|Pendidikan|Adab|Muallaf Center|QuranTerjemah|eBooks|Tafsir Al-Azhar|HadistWeb|Artikel|SMSQURAN
Cari dalam "Asbabun Nuzul"        

    Bahasa Indonesia    English Translation    Dutch
No. Pindah ke Surat Sebelumnya... Pindah ke Surat Berikut-nya... [Asbabun Nuzul] : HASYR
Ayat [24]   First Previous Next Last Balik Ke Atas  Hal:1/2
1 Telah bertasbih kepada Allah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi; dan Dia-lah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.(QS. 59:1)
::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::
Tafsir / Indonesia / Sebab turun / Surah Al Hasyr 1
سَبَّحَ لِلَّهِ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ وَهُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ (1)
Imam Bukhari dan lain-lainnya mengetengahkan sebuah hadis yang bersumber dari Ibnu Umar r.a., bahwasanya Rasulullah saw. membakar pohon-pohon kurma milik orang-orang Bani Nadhir dan menebangi pohon-pohon kurma yang ada di lembah Al-Buwairah, maka Allah menurunkan firman-Nya, "Apa saja yang kalian tebang dari pohon kurma (milik orang-orang kafir) atau yang kalian biarkan (tumbuh)..." (Q.S. Al-Hasyr 5) Abu Ya'la mengetengahkan sebuah hadis dengan sanad yang dhaif (lemah) melalui Jabir r.a. yang telah menceritakan, bahwa Rasulullah saw. memberikan kemudahan bagi kaum muslimin, yaitu boleh menebang pohon-pohon kurma, kemudian dia melarang hal tersebut. Lalu mereka datang menghadap Nabi saw. seraya berkata, "Wahai Rasulullah! Apakah kami berdosa mengenai pohon-pohon yang telah kami tebang atau pohon-pohon yang kami biarkan tumbuh?" Lalu Allah menurunkan firman-Nya, "Apa saja yang kalian tebang dari pohon kurma (milik orang-orang kafir) atau yang kalian biarkan (tumbuh)..." (Q.S. Al-Hasyr 5) Ibnu Ishak mengetengahkan sebuah hadis melalui Yazid bin Rauman yang menceritakan, bahwa sewaktu Rasulullah saw. turun menyerang Bani Nadhir, maka orang-orang Bani Nadhir berlindung ke dalam benteng-benteng mereka dari serangannya. Lalu Rasulullah saw. memerintahkan kaum muslimin supaya menebangi dan membakar pohon-pohon kurma mereka yang ada di tempat itu juga. Maka orang-orang Bani Nadhir berseru, "Hai Muhammad! Sesungguhnya engkau telah melarang manusia melakukan perusakan dan engkau mencela perbuatan itu. Apakah artinya penebangan dan pembakaran pohon-pohon kurma itu?" Lalu turunlah ayat ini. Hadis serupa diketengahkan pula oleh Imam Ibnu Jarir melalui Qatadah dan Mujahid.


2 Dialah yang mengeluarkan orang-orang kafir di antara ahli kitab dari kampung-kampung mereka pada saat pengusiran kali yang pertama. Kamu tiada menyangka, bahwa mereka akan keluar dan merekapun yakin, bahwa benteng-benteng mereka akan dapat mempertahankan mereka dari (siksaan) Allah; maka Allah mendatangkan kepada mereka (hukuman) dari arah yang tidak mereka sangka-sangka. Dan Allah melemparkan ketakutan ke dalam hati mereka; mereka memusnahkan rumah-rumah mereka dengan tangan mereka sendiri dan tangan orang-orang yang beriman. Maka ambillah (kejadian itu) untuk menjadi pelajaran, hai orang-orang yang mempunyai pandangan.(QS. 59:2)
::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::
Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya...


3 Dan jikalau tidaklah karena Allah telah menetapkan pengusiran terhadap mereka, benar-benar Allah mengazab mereka di dunia. Dan bagi mereka di akhirat azab neraka.(QS. 59:3)
::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::
Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya...


4 Yang demikian itu adalah karena sesungguhnya mereka menentang Allah dan Rasul-Nya. Barangsiapa menentang Allah, maka sesungguhnya Allah sangat keras hukuman-Nya.(QS. 59:4)
::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::
Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya...


5 Apa saja yang kamu tebang dari pohon kurma (milik orang-orang kafir) atau yang kamu biarkan (tumbuh) berdiri di atas pokoknya, maka (semua itu) adalah dengan izin Allah; dan karena Dia hendak memberikan kehinaan kepada orang-orang fasik.(QS. 59:5)
::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::
Tafsir / Indonesia / Sebab turun / Surah Al Hasyr 5
مَا قَطَعْتُمْ مِنْ لِينَةٍ أَوْ تَرَكْتُمُوهَا قَائِمَةً عَلَى أُصُولِهَا فَبِإِذْنِ اللَّهِ وَلِيُخْزِيَ الْفَاسِقِينَ (5)
Ibnu Munzir mengetengahkan sebuah hadis melalui Yazid Al-Asham, bahwa orang-orang Anshar berkata kepada Rasulullah saw., "Wahai Rasulullah! Bagikanlah tanah kami ini antara kami dan saudara-saudara kami dari kalangan Muhajirin menjadi dua bagian." Rasulullah saw. menjawab, "Tidak, akan tetapi kalian boleh menanggung biaya penggarapannya dan merekalah yang akan menggarapnya, kemudian kalian saling berbagi hasil dengan mereka. Sesungguhnya tanah ini adalah milik kalian." Para sahabat Ansar menjawab, "Kami rela (dengan keputusanmu)." Maka Allah menurunkan firman-Nya, "Dan orang-orang yang telah menempati kota (Madinah)..." (Q.S. Al-Hasyr 9) Imam Bukhari mengetengahkan sebuah hadis yang bersumber dari Abu Hurairah r.a. Abu Hurairah r.a. menceritakan, bahwa ada seorang lelaki datang menghadap Rasulullah saw. lalu ia berkata, "Wahai Rasulullah! Sesungguhnya aku lelah sekali (karena bepergian)." Lalu Rasulullah saw. mengirimkan utusan kepada istri-istrinya, akan tetapi ternyata mereka tidak mempunyai apa-apa yang akan disuguhkan buat tamu itu. Maka Rasulullah saw. bersabda, "Apakah ada seseorang (di antara kalian) yang akan menjamunya untuk malam ini; semoga Allah memberikan rahmat kepadanya." Kemudian berdirilah seorang lelaki dari kalangan sahabat Ansar seraya berkata, "Akulah yang akan menjamunya, wahai Rasulullah." Lalu lelaki itu pulang ke rumahnya dan berkata kepada istrinya, "Ia adalah tamu Rasulullah saw. maka janganlah kamu menyimpan makanan apa pun demi untuk menjamunya." Istrinya menjawab, "Demi Allah, saya tidak mempunyai makanan selain dari makanan untuk anak-anak kita." Lelaki itu berkata, "Kalau begitu jika waktu makan malam hampir tiba, tidurkanlah mereka. Kemudian suguhkanlah makanan itu kepada tamu kita ini, lalu matikan lampu, biarlah kita mengencangkan perut untuk malam ini." Lalu si istri melakukan apa yang telah diperintahkan suaminya itu. Selanjutnya pada keesokan harinya lelaki itu datang menemui Rasulullah saw. maka Rasulullah saw. bersabda kepadanya, "Sesungguhnya Allah sangat takjub terhadap perilaku kamu berdua," atau, "Allah telah rida terhadap si Fulan dan si Fulanah." Maka Allah menurunkan firman-Nya, ."..dan mereka mengutamakan orang lain atas diri mereka sendiri sekalipun mereka dalam kesusahan." (Q.S. Al-Hasyr 9) Musaddad mengetengahkan sebuah hadis di dalam kitab Musnadnya demikian pula Ibnu Munzir dengan melalui Abu Mutawakkil An-Najiy, bahwa ada seseorang lelaki dari kalangan kaum muslimin; dan seterusnya sama dengan teks hadis yang telah disebutkan di atas. Hanya saja di dalam hadis ini disebutkan, bahwa lelaki yang bertamu itu disebutkan namanya, yaitu Tsabit bin Qais bin Syammas, kemudian turunlah ayat ini berkenaan dengan peristiwa tersebut. Imam Wahidi mengetengahkan sebuah hadis melalui jalur Muharib bin Ditsar yang bersumber dari Ibnu Umar r.a. Ibnu Umar r.a. menceritakan, bahwa ada seseorang dari kalangan sahabat Rasulullah saw. diberi hadiah kepala kambing. Orang itu berkata, "Sesungguhnya saudaraku si polan dan anak-anaknya lebih membutuhkan ini daripada kami." Lalu kepala kambing itu ia kirimkan kepada si polan yang dimaksud. Orang yang dikiriminya itu pun memberikan apa yang diterimanya itu kepada orang lain yang lebih membutuhkannya, sehingga kepala kambing itu sempat berkeliling ke tujuh rumah, hingga kepala kambing itu kembali kepada penerima yang pertama. Maka turunlah ayat ini, yaitu firman-Nya, ."..dan mereka mengutamakan orang lain atas diri mereka sendiri, sekalipun mereka dalam kesusahan..." (Q.S. Al-Hasyr 9)


6 Dan apa saja harta rampasan (faii) yang diberikan Allah kepada Rasul-Nya (dari harta benda) mereka, maka untuk mendapatkan itu kamu tidak mengerahkan seekor kudapun dan (tidak pula) seekor untapun, tetapi Allah yang memberikan kekuasaan kepada Rasul-Nya terhadap siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.(QS. 59:6)
::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::
Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya...


7 Apa saja harta rampasan (faii) yang diberikan Allah kepada Rasul-Nya yang berasal dari penduduk kota-kota maka adalah untuk Allah, untuk Rasul, kaum kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin dan orang-orang yang dalam perjalanan, supaya harta itu jangan hanya beredar diantara orang-orang kaya saja diantara kamu. Apa yang diberikan Rasul kepadamu maka terimalah dia. Dan apa yang dilarangnya bagimu maka tinggalkanlah; dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah sangat keras hukuman-Nya.(QS. 59:7)
::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::
Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya...


8 (Juga) bagi orang fakir yang hijrah yang diusir dari kampung halaman dan dari harta benda mereka (karena) mencari karunia dari Allah dan keridhaan- (Nya) dan mereka menolong Allah dan Rasul-Nya. Mereka itulah orang-orang yang benar.(QS. 59:8)
::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::
Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya...


9 Dan orang-orang yang telah menempati kota Madinah dan telah beriman (Anshar) sebelum (kedatangan) mereka (Muhajirin), mereka mencintai orang yang berhijrah kepada mereka. Dan mereka tiada menaruh keinginan dalam hati mereka terhadap apa-apa yang diberikan kepada mereka (orang Muhajirin); dan mereka mengutamakan (orang-orang Muhajirin), atas diri mereka sendiri, sekalipun mereka dalam kesusahan. Dan siapa yang dipelihara dari kekikiran dirinya, mereka itulah orang-orang yang beruntung.(QS. 59:9)
::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::
Tafsir / Indonesia / Sebab turun / Surah Al Hasyr 9
وَالَّذِينَ تَبَوَّءُوا الدَّارَ وَالْإِيمَانَ مِنْ قَبْلِهِمْ يُحِبُّونَ مَنْ هَاجَرَ إِلَيْهِمْ وَلَا يَجِدُونَ فِي صُدُورِهِمْ حَاجَةً مِمَّا أُوتُوا وَيُؤْثِرُونَ عَلَى أَنْفُسِهِمْ وَلَوْ كَانَ بِهِمْ خَصَاصَةٌ وَمَنْ يُوقَ شُحَّ نَفْسِهِ فَأُولَئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ (9)
Imam Ibnu Abu Hatim mengetengahkan sebuah hadis melalui Saddi yang menceritakan, bahwa telah masuk Islam segolongan orang-orang dari Bani Quraizhah, dan di antara mereka terdapat orang-orang munafik. Orang-orang munafik itu selalu mengatakan kepada Bani Nadhir semuanya, "Jika kalian diusir, benar-benar kami akan keluar pula bersama kalian." Maka turunlah ayat ini sehubungan dengan perihal mereka, yaitu firman-Nya, "Apakah kamu tiada memperhatikan orang-orang yang munafik berkata kepada saudara-saudara mereka..." (Q.S. Al-Hasyr 11)


10 Dan orang-orang yang datang sesudah mereka (Muhajirin dan Anshar), mereka berdoa: `Ya Tuhan kami, beri ampunlah kami dan saudara-saudara kami yang telah beriman lebih dahulu dari kami, dan janganlah Engkau membiarkan kedengkian dalam hati kami terhadap orang-orang yang beriman; ya Tuhan kami, sesungguhnya Engkau Maha Penyantun lagi Maha Penyayang.(QS. 59:10)
::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::
Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya...


11 Apakah kamu tiada memperhatikan orang-orang munafik yang berkata kepada saudara-saudara mereka yang kafir di antara ahli kitab:` Sesungguhnya jika kamu diusir niscaya kamipun akan ke luar bersama kamu; dan kami selama-lamanya tidak akan patuh kepada siapapun untuk (menyusahkan) kamu, dan jika kamu diperangi pasti kami akan membantu kamu `. Dan Allah menyaksikan, bahwa sesungguhnya mereka benar-benar pendusta.(QS. 59:11)
::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::
Tafsir / Indonesia / Sebab turun / Surah Al Hasyr 11
أَلَمْ تَرَ إِلَى الَّذِينَ نَافَقُوا يَقُولُونَ لِإِخْوَانِهِمُ الَّذِينَ كَفَرُوا مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ لَئِنْ أُخْرِجْتُمْ لَنَخْرُجَنَّ مَعَكُمْ وَلَا نُطِيعُ فِيكُمْ أَحَدًا أَبَدًا وَإِنْ قُوتِلْتُمْ لَنَنْصُرَنَّكُمْ وَاللَّهُ يَشْهَدُ إِنَّهُمْ لَكَاذِبُونَ (11)
Bukhari dan Muslim mengetengahkan sebuah hadis yang bersumber dari Ali r.a. Ali r.a. menceritakan, bahwa kami diangkat menjadi utusan oleh Rasulullah saw. sebanyak tiga orang yaitu, saya sendiri, Zubair dan Miqdad bin Aswad. Rasulullah saw. bersabda kepada kami, "Berangkatlah kalian hingga sampai di kebun Khakh, karena sesungguhnya di kebun itu ada seorang wanita musafir yang sedang beristirahat; ia membawa surat rahasia. Ambillah surat itu darinya, kemudian bawalah surat itu kepadaku." Berangkatlah kami, ketika kami sampai di kebun itu, tiba-tiba kami melihat seorang wanita yang musafir. Lalu kami berkata, "Keluarkanlah surat itu!" Ia menjawab, "Saya tidak membawa sepucuk surat pun." Kami berkata, "Kamu mau mengeluarkan surat itu, atau kami akan menggeledah dirimu." Akhirnya wanita itu mengeluarkan sepucuk surat dari gulungan rambutnya, lalu surat itu segera kami bawa kepada Rasulullah saw. Setelah surat itu dibaca, ternyata dari Hathib bin Abu Balta'ah. Lalu Rasulullah saw. berkata, "Hai Hathib, apa ini maksudnya?" Hathib menjawab, "Wahai Rasulullah! Jangan tergesa-gesa memutuskan perkara tentang diriku. Sesungguhnya aku adalah orang yang hidup di kalangan orang-orang Quraisy dan aku bukanlah dari kalangan mereka. Orang-orang Muhajirin yang bersamamu, mereka mempunyai kaum kerabat di Mekah yang selalu mereka lindungi baik harta maupun jiwanya demi kekerabatan yang ada. Aku ingin sekali mengambil peran untuk melindungi mereka demi untuk memelihara hubungan kekerabatan antara aku dan mereka, karena aku bukanlah dari kalangan mereka. Sesungguhnya hal ini aku lakukan bukan karena kafir dan bukan pula karena murtad dari agamaku, dan pula bukan karena rela kepada kekafiran." Setelah mendengar jawaban Hathib tadi, lalu Nabi saw. bersabda, "Dia memang berkata sesungguhnya." Sehubungan dengan peristiwa Hathib ini turunlah ayat, yaitu firman-Nya, "Hai orang-orang yang beriman, janganlah kalian mengambil musuh-Ku dan musuh kalian menjadi teman-teman setia yang kalian sampaikan kepada mereka (berita-berita Muhammad) karena rasa kasih sayang." (Q.S. Al-Mumtahanah 1)


12 Sesungguhnya jika mereka diusir, orang-orang munafik itu tiada akan keluar bersama mereka, dan sesungguhnya jika mereka diperangi, niscaya mereka tiada akan menolong mereka; sesungguhnya jika mereka menolongnya niscaya mereka akan berpaling lari ke belakang, kemudian mereka tiada akan mendapat pertolongan.(QS. 59:12)
::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::
Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya...


13 Sesungguhnya kamu dalam hati mereka lebih ditakuti daripada Allah. Yang demikian itu karena mereka adalah kaum yang tiada mengerti.(QS. 59:13)
::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::
Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya...


14 Mereka tiada akan memerangi kamu dalam keadaan bersatu padu, kecuali dalam kampung-kampung yang berbenteng atau di balik tembok. Permusuhan antara sesama mereka adalah sangat hebat. Kamu kira mereka itu bersatu sedang hati mereka berpecah belah. Yang demikian itu karena sesungguhnya mereka adalah kaum yang tiada mengerti.(QS. 59:14)
::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::
Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya...


15 (Mereka adalah) seperti orang-orang Yahudi yang belum lama sebelum mereka telah merasai akibat buruk dari perbuatan mereka, dan bagi mereka azab yang pedih.(QS. 59:15)
::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::
Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya...


16 (Bujukan orang-orang munafik itu adalah) seperti (bujukan) syaitan ketika dia berkata kepada manusia:` Kafirlah kamu `, maka tatkala manusia itu telah kafir ia berkata:` Sesungguhnya aku berlepas diri dari kamu karena sesungguhnya aku takut kepada Allah, Tuhan Semesta Alam `.(QS. 59:16)
::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::
Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya...


17 Maka adalah kesudahan keduanya, bahwa sesungguhnya keduanya (masuk) ke dalam neraka, mereka kekal di dalamnya. Demikianlah balasan orang-orang yang zalim.(QS. 59:17)
::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::
Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya...


18 Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat), dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.(QS. 59:18)
::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::
Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya...


19 Dan janganlah kamu seperti orang-orang yang lupa kepada Allah, lalu Allah menjadikan mereka lupa kepada diri mereka sendiri. Mereka itulah orang-orang yang fasik.(QS. 59:19)
::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::
Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya...


20 Tiada sama penghuni-penghuni neraka dengan penghuni-penghuni syurga; penghuni-penghuni syurga itulah orang-orang yang beruntung.(QS. 59:20)
::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::
Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya...


Halaman  First Previous Next Last Balik Ke Atas   Total [2]
Ayat 1 s/d 20 dari [24]

Pustaka

Yuk kita bangun generasi qur'ani...

Create by : Muhammad Ihsan

Silahkan kirim Kritik & Saran ke : [sinchan_mail@yahoo.com]  [sibin_mr@yahoo.com]

The Next Generation Generasi-ku Generasi 1 Generasi Qur'ani
Last updated: 18 September 2007.

Halaman Utama | Author | Risalah Islam | Fenomena Alam Ghoib ( JIN / Kesurupan / Ruqyah , dll...)